Pemkab Abdya Apresiasi IPPELMAS Gelar Khitan Massal Gratis
Kegiatan khitan massal ini melibatkan belasan anak yatim, piatu, dan dhuafa di Kecamatan Susoh.
Ikatan Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Susoh (IPPELMAS) menggelar bakti sosial khitan massal bagi anak yatim, piatu, dan dhuafa di Gedung Serbaguna, Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), pada Ahad (9/2). Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Abdya.
SUSOH — Pejabat Bupati Abdya, Dr. Sunawardi, melalui Asisten II Amrizal, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini dan mengajak para dermawan di Kecamatan Susoh untuk turut berperan aktif dalam mendukung program serupa.
“Kami selaku pemerintahan turut memberikan apresiasi kepada pengurus IPPELMAS yang telah mau melakukan kegiatan berbentuk sosial. Kegiatan ini juga merupakan anjuran Rasulullah jika kita melihat dalam konteks ajaran agama Islam,” ujar Amrizal dalam sambutannya.
Hal senada disampaikan oleh Camat Susoh, H. Teuku Nasrul, SKM, yang berharap IPPELMAS dapat menjadi wadah pemersatu masyarakat Susoh di Banda Aceh dan tetap aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kita berharap pengurus IPPELMAS menjadi jalur komunikasi bagi masyarakat kita yang ada di Banda Aceh. Kegiatan sunnat massal ini merupakan salah satu bentuk hasil dari komunikasi itu sendiri, dan Alhamdulillah sudah terlaksana hari ini,” tuturnya
Ketua Umum IPPELMAS, Andika Ichsan, mengungkapkan bahwa khitan massal ini merupakan program perdana yang digagas dalam kepengurusannya sebagai bentuk bakti kepada masyarakat Susoh.
Menurutnya, sejak menjabat sebagai ketua, ia telah berupaya memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat Susoh, baik internal maupun eksternal. Kegiatan ini pun terwujud berkat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Rumah Sakit Khusus Bedah Sehat Selamat Sejahtera (RSKB), Yayasan Bakti Bina Susoh, LAZISMU Aceh, CV Payung Agung, Yayasan Rumbela, Bank Mustaqim Aceh, Global Ehsan Relief, Keniyo Kopi, Rumah Zakat, serta tokoh-tokoh masyarakat Susoh.
“IPPELMAS merupakan salah satu organisasi paguyuban kecamatan tertua yang telah berdiri sejak tahun 1973, bahkan lebih tua dari Kabupaten Abdya yang baru mekar pada tahun 2002 dari Aceh Selatan. Sejak berpisah dari kabupaten induk 23 tahun lalu, barulah kali ini Abdya dipimpin oleh putra asli Kecamatan Susoh,” ucap Andika yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Pimpinan Yayasan Bakti Bina Susoh, Drs. H. Ramli Bahar, juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami dari yayasan sangat gembira atas dilaksanakannya kegiatan khitan massal oleh IPPELMAS. Kami yakin IPPELMAS mendapatkan tempat dan kesan yang baik dari masyarakat Susoh,” katanya.
Salah seorang ibu dari peserta khitan massal, Susi, merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih banyak kepada panitia. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami dapat menjalankan sunnah Rasulullah. Kami yang berekonomi lemah bisa terbantu,” ungkapnya.
Kegiatan khitan massal ini melibatkan belasan anak yatim, piatu, dan dhuafa di Kecamatan Susoh, mengusung tema “Bersama Yatim, Piatu, Dhuafa Kita Raih Kemuliaan dan Rajut Persaudaraan.”
Turut hadir dalam acara ini Danramil, Kapolsek, para keuchik, para mukim, serta jajaran Forum Komunikasi Kecamatan Susoh. Beberapa tokoh masyarakat setempat, termasuk H. Syamsidik Ibrahim, juga tampak hadir untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial ini.
![]() |
Acara bakti sosial khitan massal yang digelar Ikatan Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Susoh (IPPELMAS) di Gedung Serbaguna, Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Ahad (9/2). Foto: Ist |
SUSOH — Pejabat Bupati Abdya, Dr. Sunawardi, melalui Asisten II Amrizal, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini dan mengajak para dermawan di Kecamatan Susoh untuk turut berperan aktif dalam mendukung program serupa.
“Kami selaku pemerintahan turut memberikan apresiasi kepada pengurus IPPELMAS yang telah mau melakukan kegiatan berbentuk sosial. Kegiatan ini juga merupakan anjuran Rasulullah jika kita melihat dalam konteks ajaran agama Islam,” ujar Amrizal dalam sambutannya.
Hal senada disampaikan oleh Camat Susoh, H. Teuku Nasrul, SKM, yang berharap IPPELMAS dapat menjadi wadah pemersatu masyarakat Susoh di Banda Aceh dan tetap aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kita berharap pengurus IPPELMAS menjadi jalur komunikasi bagi masyarakat kita yang ada di Banda Aceh. Kegiatan sunnat massal ini merupakan salah satu bentuk hasil dari komunikasi itu sendiri, dan Alhamdulillah sudah terlaksana hari ini,” tuturnya
Ketua Umum IPPELMAS, Andika Ichsan, mengungkapkan bahwa khitan massal ini merupakan program perdana yang digagas dalam kepengurusannya sebagai bentuk bakti kepada masyarakat Susoh.
Menurutnya, sejak menjabat sebagai ketua, ia telah berupaya memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat Susoh, baik internal maupun eksternal. Kegiatan ini pun terwujud berkat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Rumah Sakit Khusus Bedah Sehat Selamat Sejahtera (RSKB), Yayasan Bakti Bina Susoh, LAZISMU Aceh, CV Payung Agung, Yayasan Rumbela, Bank Mustaqim Aceh, Global Ehsan Relief, Keniyo Kopi, Rumah Zakat, serta tokoh-tokoh masyarakat Susoh.
“IPPELMAS merupakan salah satu organisasi paguyuban kecamatan tertua yang telah berdiri sejak tahun 1973, bahkan lebih tua dari Kabupaten Abdya yang baru mekar pada tahun 2002 dari Aceh Selatan. Sejak berpisah dari kabupaten induk 23 tahun lalu, barulah kali ini Abdya dipimpin oleh putra asli Kecamatan Susoh,” ucap Andika yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Pimpinan Yayasan Bakti Bina Susoh, Drs. H. Ramli Bahar, juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami dari yayasan sangat gembira atas dilaksanakannya kegiatan khitan massal oleh IPPELMAS. Kami yakin IPPELMAS mendapatkan tempat dan kesan yang baik dari masyarakat Susoh,” katanya.
Salah seorang ibu dari peserta khitan massal, Susi, merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih banyak kepada panitia. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami dapat menjalankan sunnah Rasulullah. Kami yang berekonomi lemah bisa terbantu,” ungkapnya.
Kegiatan khitan massal ini melibatkan belasan anak yatim, piatu, dan dhuafa di Kecamatan Susoh, mengusung tema “Bersama Yatim, Piatu, Dhuafa Kita Raih Kemuliaan dan Rajut Persaudaraan.”
Turut hadir dalam acara ini Danramil, Kapolsek, para keuchik, para mukim, serta jajaran Forum Komunikasi Kecamatan Susoh. Beberapa tokoh masyarakat setempat, termasuk H. Syamsidik Ibrahim, juga tampak hadir untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial ini.
Posting Komentar