Beri Waktu 6 Bulan, Bupati Abdya Minta RSUD Teuku Peukan Gercep Benahi IGD
Pelayanan selama bulan Ramadhan tidak boleh menurun hanya karena alasan puasa.
Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Peukan, kemarin, Senin (24/3).
BLANG PIDIE — Sidak ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal, terutama selama bulan suci Ramadhan serta meninjau kondisi fasilitas rumah sakit.
Dari pantauannya, pelayanan di poliklinik sudah lebih baik. Akan tetapi masih ada beberapa kendala di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Safar meminta pihak rumah sakit gerak cepat (gercep) melakukan pembenahan.
“Saya sudah kasih waktu selama enam bulan,” ujar Safar.
Mantan Wakil Ketua DPR Aceh ini juga meminta birokrasi rumah sakit dipermudah. Jangan sampai urusan administrasi lebih didahulukan daripada memberikan pertolongan kepada pasien. Apalagi pasien dalam kondisi gawat darurat.
“Administrasinya bisa belakangan, pelayanan penanggulangan medisnya itu di dahulukan, seperti janji dan komitmen saya pada masyarakat Abdya,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelayanan kesehatan selama bulan Ramadhan tidak boleh menurun hanya karena alasan puasa. Dokter jaga dan tenaga medis lainnya diminta untuk tetap memberikan pelayanan terbaik.
Dalam sidaknya, Bupati Safar juga mencatat beberapa hal yang harus segera dibenahi. Selain peningkatan pelayanan IGD, fasilitas rumah sakit yang sudah tidak layak diminta untuk segera direnovasi.
Bahkan, ia menginstruksikan agar warna cat rumah sakit yang sudah kusam diganti baru untuk menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman bagi pasien. Kebersihan dan kerapian lingkungan rumah sakit, termasuk area parkir, sebutnya harus lebih tertata.
“Kebersihan dan kerapian adalah yang utama,” tegasnya.
Meskipun fasilitas rumah sakit masih belum memadai, Safar meminta semangat kerja dan pelayanan tenaga medis tidak boleh surut dan tetap humanis.
“Harus murah senyum,” pesannya.
![]() |
Bupati Abdya Safaruddin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Teuku Peukan, Senin (24/3). Foto: Ist |
BLANG PIDIE — Sidak ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal, terutama selama bulan suci Ramadhan serta meninjau kondisi fasilitas rumah sakit.
Dari pantauannya, pelayanan di poliklinik sudah lebih baik. Akan tetapi masih ada beberapa kendala di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Safar meminta pihak rumah sakit gerak cepat (gercep) melakukan pembenahan.
“Saya sudah kasih waktu selama enam bulan,” ujar Safar.
Mantan Wakil Ketua DPR Aceh ini juga meminta birokrasi rumah sakit dipermudah. Jangan sampai urusan administrasi lebih didahulukan daripada memberikan pertolongan kepada pasien. Apalagi pasien dalam kondisi gawat darurat.
“Administrasinya bisa belakangan, pelayanan penanggulangan medisnya itu di dahulukan, seperti janji dan komitmen saya pada masyarakat Abdya,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelayanan kesehatan selama bulan Ramadhan tidak boleh menurun hanya karena alasan puasa. Dokter jaga dan tenaga medis lainnya diminta untuk tetap memberikan pelayanan terbaik.
Dalam sidaknya, Bupati Safar juga mencatat beberapa hal yang harus segera dibenahi. Selain peningkatan pelayanan IGD, fasilitas rumah sakit yang sudah tidak layak diminta untuk segera direnovasi.
Bahkan, ia menginstruksikan agar warna cat rumah sakit yang sudah kusam diganti baru untuk menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman bagi pasien. Kebersihan dan kerapian lingkungan rumah sakit, termasuk area parkir, sebutnya harus lebih tertata.
“Kebersihan dan kerapian adalah yang utama,” tegasnya.
Meskipun fasilitas rumah sakit masih belum memadai, Safar meminta semangat kerja dan pelayanan tenaga medis tidak boleh surut dan tetap humanis.
“Harus murah senyum,” pesannya.
Posting Komentar