UPDATE

BMKG: Cuaca Ekstrem Berlanjut hingga Pertengahan Ramadan, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah Indonesia menjelang pertengahan Ramadan.
 
Ilustrasi cuaca. Foto: pixabay/@Horacio30

TIMES.id - Dalam sepekan terakhir, hujan dengan intensitas ekstrem melanda beberapa daerah, termasuk Bogor dan Katulampa, Jawa Barat, dengan curah hujan masing-masing mencapai 167,6 mm/hari dan 232,0 mm/hari.

Tak hanya itu, hujan lebat hingga sangat lebat juga mengguyur Jabodetabek serta beberapa provinsi lain seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kombinasi berbagai fenomena atmosfer. Gelombang atmosfer Kelvin dan Low Frequency saat ini masih aktif dan diperkirakan bertahan selama sepekan ke depan.

Selain itu, kehadiran Bibit Siklon Tropis 98S di Samudra Hindia barat daya Bengkulu dan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera Utara turut memperparah kondisi cuaca.

Kedua gelombang atmosfer tersebut diperkirakan akan berdampak pada peningkatan pembentukan awan hujan di beberapa wilayah, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah hingga utara, Maluku, Maluku Utara, dan Kepulauan Papua.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk yang dapat membawa dampak signifikan.

"Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer yang signifikan, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat, angin kencang, serta kemungkinan banjir di daerah rawan. Pemantauan cuaca secara berkala sangat penting untuk mengantisipasi dampak dari dinamika atmosfer yang terus berkembang," tulis BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan periode 7-13 Maret 2025.

BMKG merilis prakiraan cuaca untuk periode 7-13 Maret 2025. Secara umum, Indonesia akan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan. Namun, beberapa wilayah diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

7-9 Maret, hujan sedang hingga sangat lebat mengalami di beberapa wilayah yaitu:

- Hujan sedang-lebat, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan.

- Hujan lebat-sangat lebat, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Pegunungan.

- Angin kencang, Aceh, Sumatera Utara.

10-13 Maret, hujan sedang hingga sangat lebat di wilayah sebagai berikut:

- Hujan sedang-lebat, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Selatan.

- Hujan lebat-sangat lebat, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua.

Masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat rutin memantau informasi cuaca guna mengantisipasi dampak dari perubahan atmosfer yang terus berlangsung.