UPDATE

Lebaran 2025 Kapan? Ini Prediksi Tanggal dan Jadwal Libur Lebaran Terbaru

Libur lebaran menjadi momen yang dinantikan, tak hanya oleh umat Islam, tetapi juga siswa, orang tua, dan pekerja.
Lebaran 2025 kapan menjadi pertanyaan yang mulai ramai diperbincangkan umat Islam di Indonesia menjelang Ramadan 1446 Hijriah.
 
Ilustrasi. Foto: pixabay/@StarLineArts

JAKARTA — Kabar gembira datang dari Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang memastikan Hari Raya Idulfitri tahun ini akan dirayakan serentak oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Berdasarkan prediksi, Lebaran 2025 diperkirakan jatuh pada tanggal 31 Maret 2025, hari Senin. Selain itu, jadwal libur Lebaran 2025 juga telah direvisi pemerintah untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, khususnya anak sekolah dan pekerja.

Lebaran 2025 NU dan Muhammadiyah Jatuh Bersamaan

Menag Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa baik Lebaran 2025 NU maupun Lebaran 2025 Muhammadiyah akan diselenggarakan pada hari yang sama.

“Jadinya 30 hari (berpuasa), berarti lebaran kita diprediksi tanggal 31 Maret 2025, hari Senin,” ungkap Menag di STIK PTIK Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/3/25).

Keserentakan ini juga berlaku untuk awal puasa Ramadan yang diprediksi dimulai bersamaan, setelah pemantauan hilal menunjukkan posisi masih di bawah ufuk.

“Tidak bisa melihat hilal karena masih di bawah ufuk,” tambahnya. Hal ini menjadi kabar baik yang memperkuat persatuan umat Islam di Indonesia.

Jadwal Libur Lebaran 2025

Libur lebaran menjadi momen yang dinantikan, tak hanya oleh umat Islam, tetapi juga siswa, orang tua, dan pekerja.

Pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri yang merevisi jadwal libur sekolah. Berdasarkan SEB terbaru, anak sekolah akan menikmati libur selama 19 hari, mulai 21 Maret hingga 8 April 2025.

Tanggal-tanggal penting seperti 31 Maret dan 1 April 2025 ditetapkan sebagai libur nasional Idulfitri, sementara 29 Maret 2025 menjadi libur Hari Raya Nyepi.

Revisi ini bertujuan mengurangi kepadatan arus mudik dan balik, mengingat kedekatan dua hari raya tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menjelaskan alasan perubahan ini. “Hal ini dengan rentang waktu yang lebih lebar kita harapkan mengurangi risiko penumpukan jalur mudik maupun arus balik,” ujarnya usai rapat koordinasi persiapan mudik Lebaran 2025.

Sementara itu, kebijakan flexible working arrangement (FWA) bagi ASN juga diterapkan mulai 24 Maret hingga 27 Maret 2025 untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Lebaran 2025 Berapa Hari Lagi?

Dihitung dari tanggal saat ini, 10 Maret 2025, maka Hari Raya Idulfitri tinggal 21 hari lagi jika mengacu pada prediksi 31 Maret 2025. Waktu yang relatif singkat ini membuat masyarakat mulai mempersiapkan diri, baik untuk mudik maupun silaturahmi.

Dengan kepastian Lebaran tanggal berapa sudah diumumkan, diharapkan perencanaan libur dan perjalanan bisa lebih matang.

Dengan prediksi tanggal yang jelas dan jadwal libur yang telah disesuaikan, Lebaran 2025 diharapkan berlangsung penuh suka cita dan lancar tanpa hambatan signifikan.