UPDATE

Operasi Ketupat 2025: Pengamanan Mudik Lebaran untuk Indonesia Aman dan Nyaman

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 5-7 April 2025
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 sebagai persiapan pengamanan mudik Lebaran. Apel ini berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan tujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak terkait.
 
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Foto: Instagram/@listyosigitprabowo

JAKARTA - Dalam amanatnya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2025 mengusung tagline "Mudik Aman, Keluarga Nyaman" dan berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 di 8 Polda prioritas, serta 26 Maret hingga 8 April 2025 di 28 Polda lainnya.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 146,48 juta orang atau 52% dari total populasi Indonesia. Angka ini berpotensi meningkat, mengingat tren peningkatan jumlah pemudik di tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mendukung kelancaran mudik, seperti diskon tarif transportasi, kebijakan work from anywhere, serta perpanjangan libur sekolah.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 5-7 April 2025. Untuk menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat, Polri bersama TNI dan instansi terkait telah menyiapkan 164.298 personel gabungan yang akan ditempatkan di 2.835 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu di seluruh Indonesia.

Selain pengamanan jalur mudik, perhatian juga diberikan pada 126.736 objek strategis, termasuk masjid, lokasi salat Idul Fitri, terminal, stasiun, bandara, dan pusat perbelanjaan. Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, berbagai rekayasa lalu lintas akan diterapkan, seperti sistem ganjil-genap, contra flow, dan one way system berdasarkan pemantauan CCTV dan laporan petugas di lapangan.

Dalam sektor penyeberangan, diterapkan sistem delaying system, buffer zone, dan screening tiket, serta pola operasi kapal "Tiba Bongkar Berangkat" guna mengurangi antrean kendaraan di pelabuhan. Selain itu, Polri akan melakukan monitoring terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM guna memastikan pasokan tetap stabil selama periode Lebaran.

Kapolri menegaskan bahwa pelayanan humanis dan responsif menjadi kunci utama dalam pengamanan mudik 2025. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk memberikan edukasi kepada pengemudi mengenai bahaya microsleep, melakukan pengecekan kesehatan, serta memastikan kesiapan kendaraan dan fasilitas jalan.

Untuk memudahkan komunikasi dan pengaduan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat 110 sebagai kanal informasi terkait keamanan dan lalu lintas. Kapolri juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2025, termasuk TNI, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Marga, dan berbagai instansi lainnya.

Di akhir amanatnya, Kapolri mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang bertugas, serta menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

"Di saat masyarakat berlibur untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga, rekan-rekan tetap berdiri tegak memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. "Selamat bertugas dan tetap semangat". Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai ladang ibadah untuk mencari ridho dan keberkahan Tuhan Yang Maha Kuasa", tutup Kapolri, Jakarta, 20 Maret 2025.