UPDATE

Partai Perjuangan Aceh Bidik Parlemen, Maksimalkan Potensi Lokal dan Global untuk Kemajuan Daerah

Untuk kemajuan yang sejahtera, PPA memastikan hasil pertanian dan perikanan di Aceh memiliki pasar yang jelas di luar negeri.
Pimpinan Partai Perjuangan Aceh (PPA) Prof. Adjunct Marniati komitmen targetkan parlemen dan pemerintah dengan memajukan Aceh melalui potensi lokal, global dan meningkatkan pendidikan muda.

Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh (PPA) Prof. Adjunct Marniati

ACEH - Dalam pernyataannya, beliau menekankan pentingnya menggali dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam, budaya, serta kearifan lokal Aceh yang dapat bersaing di tingkat global.

"Memang partai ini menjadi jembatan bagi kami untuk menuju ke sana, kami punya mimpi bisa menguasai kursi pemerintahan. Kami ingin menjadikan Aceh lebih maju dengan memanfaatkan potensi lokal dan global," ucap Marniati, Senin 10 Maret 2025.

Selaku pemimpin perempuan, Marniati juga menyoroti berbagai kasus rumah tangga, seperti pelecehan seksual, kekerasan rumah tangga hingga kasus perceraian yang merugikan perempuan.

Kasus pelecehan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perceraian masih tinggi di Aceh, itu harus diselesaikan. Jadi kami akan mencari sumber masalahnya, apakah karena faktor ekonomi atau gaya hidup. Jadi kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Syariat Islam untuk memberikan solusi," ucap Marniati.

Untuk kemajuan yang sejahtera, PPA memastikan hasil pertanian dan perikanan di Aceh memiliki pasar yang jelas di luar negeri. Dalam upaya ini, kemitraan strategis dengan negara-negara tujuan ekspor akan memperkuat sistem distribusi agar produk-produk Aceh dapat diterima dengan baik di pasar internasional.

"Kami ingin memastikan hasil pertanian dan perikanan Aceh memiliki pasar yang jelas di luar negeri. Dengan begitu, lapangan kerja terbuka lebih luas dan kesejahteraan masyarakat meningkat," ucapnya.

Selain itu, Marniati menilai hal ini harus diimbangi dengan pendidikan yang baik dan mumpuni, karna pendidikan salah satu indikator terpenting dalam memajukan Aceh kedepan dan mampu keluar dari kemiskinan.

"Bagi kami, pendidikan ini kunci utama untuk keluar dari kemiskinan. Kami ingin memastikan generasi muda Aceh memiliki kesempatan belajar yang lebih baik agar bisa membangun daerahnya sendiri," tutupnya.