Ridwan Kamil dalam Keadaan Baik, Siap Kooperatif dengan KPK
Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah RK di Bandung pada Senin (10/3) dan menyita sejumlah dokumen serta barang terkait penyelidikan
Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat, MQ Iswara, memastikan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dalam kondisi baik setelah penggeledahan oleh KPK. Ia mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan RK pada Jumat (14/3) malam.
CIAMIS - "Alhamdulillah tadi malam, kami berhasil komunikasi dengan Pak Ridwan Kamil, kurang lebih pukul 11 malam kami berkomunikasi. Beliau dalam kondisi baik dan ada di Bandung," ujar Iswara kepada wartawan di Ciamis, Sabtu (15/3/2025).
Iswara mengatakan bahwa RK menghubunginya menggunakan nomor stafnya, karena sebelumnya ia kesulitan menghubungi RK secara langsung.
"Beliau memang menelepon bukan dengan nomor pribadinya. Jadi selama ini saya hubungi tidak bisa. Beliau menelepon pakai handphone stafnya," katanya.
Dalam percakapan tersebut, RK menyatakan siap bekerja sama dengan KPK jika nantinya diminta memberikan keterangan terkait dugaan kasus korupsi di Bank BJB.
"Beliau menyampaikan siap tentunya, kooperatif, dan apa pun yang nantinya akan diminta oleh penyidik, dalam hal ini KPK, akan dipenuhi oleh beliau," jelas Iswara.
RK juga memahami bahwa sebagai gubernur saat itu, ia memiliki tanggung jawab atas kebijakan yang terjadi di bawahnya. Namun, ia menegaskan tidak terlibat dalam kasus yang sedang diselidiki.
"Beliau juga menyampaikan ini hanyalah sebuah risiko jabatan karena yang terjadi adalah adanya dugaan markup di salah satu BUMD di Pemprov Jabar, di mana pada saat itu Ridwan Kamil adalah gubernurnya, yang tentunya beliau siap memberikan informasi dan keterangan," tutur Iswara.
"Yang terakhir, beliau menyampaikan bahwa, 'Insyaallah saya tidak ikut campur masalah tersebut'," imbuhnya.
Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah RK di Bandung pada Senin (10/3) dan menyita sejumlah dokumen serta barang terkait penyelidikan.
"Pastinya, kalau soal disita atau tidak, pasti ada ya, beberapa dokumen, kemudian beberapa barang. Itu ada prosesnya, sedang dikaji, sedang diteliti oleh para penyidik," ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di Jakarta, Rabu (12/3).
Ia menambahkan bahwa penyidik masih menganalisis barang-barang yang disita untuk memastikan relevansinya dengan kasus dugaan korupsi Bank BJB. Jika tidak ada kaitannya, barang-barang tersebut akan dikembalikan.
"Ya sementara kan pasti dikaji ya segala sesuatunya itu tidak serta-merta gitu. Diteliti, dilihat, gitu. Nanti kalau memang nggak ada relevansinya, pasti dikembalikan. Tapi yang ada nanti pasti akan diikutkan," tutup Setyo.
![]() |
Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat, MQ Iswara. Foto: Instagram/@kang.iswara |
CIAMIS - "Alhamdulillah tadi malam, kami berhasil komunikasi dengan Pak Ridwan Kamil, kurang lebih pukul 11 malam kami berkomunikasi. Beliau dalam kondisi baik dan ada di Bandung," ujar Iswara kepada wartawan di Ciamis, Sabtu (15/3/2025).
Iswara mengatakan bahwa RK menghubunginya menggunakan nomor stafnya, karena sebelumnya ia kesulitan menghubungi RK secara langsung.
"Beliau memang menelepon bukan dengan nomor pribadinya. Jadi selama ini saya hubungi tidak bisa. Beliau menelepon pakai handphone stafnya," katanya.
Dalam percakapan tersebut, RK menyatakan siap bekerja sama dengan KPK jika nantinya diminta memberikan keterangan terkait dugaan kasus korupsi di Bank BJB.
"Beliau menyampaikan siap tentunya, kooperatif, dan apa pun yang nantinya akan diminta oleh penyidik, dalam hal ini KPK, akan dipenuhi oleh beliau," jelas Iswara.
RK juga memahami bahwa sebagai gubernur saat itu, ia memiliki tanggung jawab atas kebijakan yang terjadi di bawahnya. Namun, ia menegaskan tidak terlibat dalam kasus yang sedang diselidiki.
"Beliau juga menyampaikan ini hanyalah sebuah risiko jabatan karena yang terjadi adalah adanya dugaan markup di salah satu BUMD di Pemprov Jabar, di mana pada saat itu Ridwan Kamil adalah gubernurnya, yang tentunya beliau siap memberikan informasi dan keterangan," tutur Iswara.
"Yang terakhir, beliau menyampaikan bahwa, 'Insyaallah saya tidak ikut campur masalah tersebut'," imbuhnya.
Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah RK di Bandung pada Senin (10/3) dan menyita sejumlah dokumen serta barang terkait penyelidikan.
"Pastinya, kalau soal disita atau tidak, pasti ada ya, beberapa dokumen, kemudian beberapa barang. Itu ada prosesnya, sedang dikaji, sedang diteliti oleh para penyidik," ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di Jakarta, Rabu (12/3).
Ia menambahkan bahwa penyidik masih menganalisis barang-barang yang disita untuk memastikan relevansinya dengan kasus dugaan korupsi Bank BJB. Jika tidak ada kaitannya, barang-barang tersebut akan dikembalikan.
"Ya sementara kan pasti dikaji ya segala sesuatunya itu tidak serta-merta gitu. Diteliti, dilihat, gitu. Nanti kalau memang nggak ada relevansinya, pasti dikembalikan. Tapi yang ada nanti pasti akan diikutkan," tutup Setyo.
Posting Komentar